Royalti, Manfaat dan Kegunaan NFT

Royalti dari Resale NFT

Bagaimana jika Anda memiliki NFT sebagai tanda kepemilikan atas suatu aset digital, dan kemudian Anda menjualnya? Dalam hal ini, ada NFT yang secara otomatis akan langsung membayarkan royalti kepada kreator begitu terjual.

Ketika royalti dibayarkan secara otomatis, kreator tidak perlu menagih royalti yang seharusnya menjadi haknya ketika NFT-nya diperjual-belikan. Tentu saja keuntungan seperti ini paling terasa ketika royalti diprogramkan ke dalam NFT.

Apa Kegunaan dan Manfaat NFT?

Berikut ini adalah beberapa kegunaan dan manfaat utama dari NFT.

  1. Memaksimalkan pendapatan bagi para kreator.

Penggunaan NFT yang paling umum saat ini adalah di ranah konten digital. Pasalnya, dalam dunia internet saat ini, penghasilan yang diperoleh para kreator sering kali harus dipotong banyak oleh platform yang mereka gunakan. Tak hanya itu saja, bahkan para kreator juga harus sering pasrah menerima fakta bahwa hasil karya mereka yang dibagikan di platform seperti media sosial harus diambil kepemilikannya.

Sementara itu, NFT menjadi solusi ekonomi baru bagi para kreator di mana mereka tidak perlu menyerahkan kepemilikan atas konten mereka kepada platform di mana mereka memublikasikan konten tersebut. Karena di dalam platform NFT, kepemilikannya tersemat di dalam konten itu sendiri.

Oleh karena itu, ketika kreator menjual aset berupa konten yang mereka buat dan miliki, hasil penjualan akan langsung mereka terima. Dan apabila pemilik baru aset tersebut menjual NFT-nya, kreator aslinya akan mendapatkan royalti secara otomatis. Hal ini dikarenakan adanya alamat kreator sebagai bagian dari metadata token tersebut, yang tidak bisa dimodifikasi.

  1. Mendongkrak potensi gaming.

Selain dari para content creator, NFT juga telah menarik minat dari para pengembang game. Pasalnya NFT dapat menyediakan catatan kepemilikan bagi item-item in-game. Dan apabila item-item game tersebut adalah NFT, pemiliknya bisa mendapatkan uang dengan menjualnya apabila mereka sudah tidak lagi memainkan game tersebut. Bahkan, pemilik item game tersebut juga bisa meraup untung jika item yang ia miliki laris, misal karena langka atau banyak peminatnya.

Di sini, pihak pengembang atau developer game lah yang menjadi penerbit atau pembuat NFT. Mereka bisa mendapatkan royalti setiap kali item dijual kembali di marketplace terbuka. Dari sini, terciptalah model bisnis yang saling menguntungkan, di mana baik pemain dan developer sama-sama bisa mendapatkan untung di pasar NFT.

Keuntungan lainnya dari penerapan NFT di dalam item game adalah menjaga bahwa item-item yang telah dikumpulkan tetap menjadi milik pemain yang memang memilikinya, bahkan setelah game-nya tak lagi dikelola oleh pihak developer. Dalam skenario terbaik, bahkan item tersebut bisa jadi memorabilia digital yang masih dianggap bernilai tanpa harus dimainkan di dalam game-nya sekalipun.

  1. Bukti kepemilikan barang fisik.
Baca Selengkapnya  Trading NFT Solusi Jual Karya Seni Tanpa Khawatir Pembajakan

Selama ini, token baru diterbitkan untuk aset digital saja secara umum. Sedangkan penerapannya sebagai bukti kepemilikan barang fisik masih belum seberkembang di ranah digital. Meski demikian, masih ada cukup banyak proyek di mana penerapan token untuk barang fisik sangat mungkin dilakukan, seperti item fashion yang unik dan limited, hingga real estate.

Mengapa? Karena NFT pada dasarnya merupakan akta kepemilikan. Oleh karena itu, rasanya bukan mustahil jika suatu hari nanti Anda akan bisa membeli rumah yang bukti kepemilikannya ditunjukkan dengan NFT. Apalagi mengingat bahwa dunia saat ini sudah semakin canggih dari kacamata teknologi.

Cara Beli dan Dapatkan NFT

Anda bisa beli NFT di berbagai platform marketplace NFT. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut:

Rarible adalah platform NFT yang dimiliki komunitas, dan di dalamnya Anda bisa temukan beragam jenis karya seni maupun barang koleksi dalam format digital. Di sini, kreator bisa membuat lebih dari 1 (satu) NFT untuk masing-masing karya yang dibuat, serta bisa menjualnya lebih dari sekali.

Dengan interface yang simpel, pemula sekalipun tidak akan kesulitan bertransaksi di Rarible meskipun ini adalah pertama kalinya bertransaksi di sini.

Bicara soal platform marketplace NFT terbesar di dunia, OpenSea adalah nama yang akan terlintas di kepala orang-orang. Anda bisa temukan NFT untuk berbagai jenis aset seperti musik, game, dan sebagainya. Dan di platform ini, terdapat token ERC-721 dan ERC-1155 pula.

Secara garis besar, OpenSea adalah platform yang pas bagi para kreator yang fokus pada artwork atau karya seni, terutama yang ingin mengembangkan smart contract sendiri.

  • Axie Infinity.

Sedangkan Axie Infinity adalah NFT untuk game, yang lumayan berbeda dibandingkan platform NFT kebanyakan. Soalnya, di sini NFT diciptakan untuk bermain game dan bukannya untuk memiliki aset tertentu (terutama aset digital).

Hanya saja, Axie Infinity ini merupakan salah satu platform marketplace NFT yang terbilang cukup rumit bagi para pengguna baru.

  • Nifty Gateway.

Apabila Anda ingin mencari platform marketplace NFT yang fokus untuk jual-beli crypto art, Nifty Gateway adalah pilihan yang layak dipertimbangkan. Platform yang satu ini sangat populer, terutama berkat kolaborasinya dengan berbagai atlet, selebritis, brand-brand besar, dan content creator populer lainnya.

Berkat kolaborasi tersebut, Anda bisa temukan banyak artwork eksklusif yang unik di Nifty Gateway ini.

  • Hic Et Nunc (Hicetnunc).

Platform yang satu ini terutama populer di kalangan para seniman Tanah Air. Di sini, sistem smart contract-nya terdesentralisasi sehingga para pengguna bisa melakukan transaksi jual-beli hingga mencetak artwork maupun aset digital lainnya yang ada sebagai NFT.

  • NBA Top Shot.

Dari namanya sendiri Anda barangkali sudah bisa menebak bahwa platform marketplace NFT ini paling cocok bagi Anda penggemar NBA. Nah, NBA Top Shot sendiri adalah set digital card dengan potongan klip video para pemain NBA.

Baca Selengkapnya  Peluang investasi NFT dan keuntungannya

Begitu Anda melakukan pembelian, klip tersebut akan disimpan di dalam wallet yang sudah terverifikasi blockchain aman serta terenkripsi. Di samping itu, Anda juga bisa melakukan transaksi trading hingga menjual koleksi Anda di marketplace.

Sedangkan untuk pembeliannya, Anda bisa melakukan transaksi menggunakan berbagai jenis mata uang. Meski demikian, ada juga platform marketplace NFT yang menggunakan mata uang kripto alias cryptocurrency tertentu untuk transaksi di dalamnya.

Lalu, bagaimana cara transaksi pembelian NFT? Pada dasarnya, cara beli NFT nyaris sama terlepas dari platform marketplace apa yang Anda pilih. Dan perbedaannya bisa dibilang tidak terlalu signifikan.

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa simak penjelasan berikut ini mengenai cara beli NFT di platform marketplace.

  1. Buat wallet cryptocurrency.

Cara ini perlu Anda lakukan terutama jika platform marketplace NFT yang akan Anda pilih hanya mengizinkan transaksi menggunakan mata uang kripto. Oleh karena itu, Anda perlu membuat wallet cryptocurrency terlebih dahulu. Kalau sudah, hubungkan dengan platform marketplace NFT yang Anda kehendaki.

Hanya saja, sebaiknya Anda cek terlebih dahulu apa jenis wallet cryptocurrency yang kompatibel dengan platform marketplace NFT yang Anda inginkan. Jadi, Anda tidak perlu ribet membuat wallet lain lagi. Sebagai contoh, di OpenSea Anda bisa bertransaksi dengan wallet Bitski, Fortmatic, MetaMask, Wallet Connect, dan sebagainya.

  1. Explore koleksi NFT.

Buka platform marketplace NFT yang Anda kehendaki, kemudian explore berbagai koleksi yang ada. Anda juga bisa manfaatkan fitur filter untuk membantu Anda menyortir hasil pencarian agar sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Misalnya menampilkan aset yang paling baru, diurutkan berdasarkan harga, aset yang sedang dilelang, dan sebagainya.

  1. Pilih dan beli NFT yang Anda inginkan.

Kalau sudah, Anda bisa cari dan pilih apa NFT yang Anda inginkan. begitu Anda memilihnya, Anda bisa membelinya. Di beberapa platform seperti OpenSea, pembelian NFT bisa dilakukan dengan sistem harga tetap alias fixed price, atau dengan sistem lelang.

Untuk NFT yang bisa dibeli dengan fixed price, pada dasarnya Anda hanya tinggal mengklik tombol beli yang ada di halaman aset tersebut. Kemudian lakukan pembayaran menggunakan dompet cryptocurrency atau mata uang sesuai yang disyaratkan platform tersebut.

Sedangkan untuk NFT yang dapat dibeli lewat sistem lelang, Anda bisa ajukan penawaran (bidding) dengan meng-input harga yang Anda kehendaki. Dalam sistem ini, Anda perlu klik dulu tombol untuk pengajuan bidding yang ada di halaman aset NFT tersebut – contohnya “Place Bid” di OpenSea.

Secara garis besar, itulah langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk membeli NFT. Walaupun masing-masing platform punya langkah yang berbeda-beda, pada dasarnya prinsip utamanya seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Baca Selengkapnya  Cara Membuat NFT untuk Meraup Passive Income dan Semua Hal Tentangnya

Mengapa NFT Penting?

NFT adalah evolusi dari konsep cryptocurrency yang relatif lebih simpel. Dalam sistem keuangan modern, sistem ini terdiri atas sistem trading dan pinjaman yang rumit untuk berbagai jenis aset, mencakup real estate hingga kontrak pinjaman hingga karya seni. Dengan adanya representasi digital atas aset fisik, NFT merupakan satu langkah lebih maju dalam upaya untuk reinvensi infrastruktur ini.

Tentu saja, gagasan representasi digital untuk kepemilikan atas aset fisik sebenarnya bukanlah gagasan yang benar-benar baru, dan bukan pula penggunaan dari identifikasi yang unik. Meski demikian, ketika konsep ini dikombinasikan dengan keunggulan blockchain pada smart contract yang kebal perusakan atau penggelapan, konsep NFT ini bisa menjadi dorongan perubahan yang luar biasa powerful.

Kalau bicara soal alasan mengapa NFT penting, bisa dibilang bahwa manfaatnya yang paling jelas adalah efisiensi pasar. Pasalnya, konversi atau perubahan aset fisik menjadi aset digital di sini jadi lebih mulus tanpa adanya campur tangan penengah. Dengan begitu, NFT sebagai bentuk bukti kepemilikan atas aset fisik maupun digital dalam sebuah blockchain menghapus kebutuhan akan peran seorang agen. Dan dengan begitu, para kreator pun bisa terhubung secara langsung dengan para audiens mereka.

Tak hanya itu saja, NFT juga dapat meningkatkan proses bisnis. Sebagai contoh, bayangkan penerapan NFT untuk produksi barang, misalnya minuman anggur. Adanya penerapan NFT di sini akan mempermudah berbagai pihak yang terlibat di dalam rantai pasokannya dalam melacak dari mana asalnya (provenance), produksi, hingga penjualan di seluruh proses. Bahkan, ternyata sistem ini telah dikembangkan oleh perusahaan consulting Ernst & Young bagi salah satu klien mereka.

NFT juga sangat andal saat dimanfaatkan dalam bidang identity management atau manajemen identitas. Misalnya dalam hal paspor fisik, yang mana harus diproduksi di setiap titik masuk dan keluar. Coba bayangkan jika masing-masing paspor dikonversi menjadi NFT, dengan masing-masing memiliki karakteristik identifikasinya masing-masing. Ketika penggunaan NFT di sini diperluas, NFT juga dapat digunakan dalam identity management di dunia digital sekalipun.

Dalam dunia keuangan, NFT juga membuka kesempatan yang luar biasa dalam terciptanya pasar baru dan bentuk-bentuk investasi yang lebih inovatif. Bayangkan sebuah aset properti seperti perumahan, yang “dipecah” ke dalam beberapa area yang berbeda-beda dan masing-masing area tersebut memiliki jenis properti yang berbeda-beda – misalnya tipe rumah yang bervariasi.

Terlepas dari karakteristiknya, masing-masing area perumahan tersebut berbeda, dibanderol dengan harga yang berbeda-beda, dan kepemilikannya bisa didapatkan dengan NFT. Dengan demikian, keberadaan metadata di dalam masing-masing NFT yang unik pun bisa membuat urusan jual-beli properti jadi jauh lebih simpel.